Tampilkan postingan dengan label pil KB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pil KB. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

Review Pil KB kombinasi Andalan

Setelah 2 tahun dengan setia mengonsumsi pil KB laktasi Andalan, akhirnya kembali harus pilah pilih mau lanjut KB apa ya, karena Emir sudah berhasil disapih kan. Alhamdulillah selama mengonsumsi pil KB laktasi andalan ini aku cocok, ga flek, pusing, mual, atau jadi gemuk. ASI pun tetap lanjar jaya dan melimpah.

Masih tetap takut dengan KB spiral, karena takut aja kalau ada sesuatu yang dimasukkan ke dalam tubuh, apalagi organ intim ya, syerem. Jadi sempat tanya beberapa teman yang minum pil KB kombinasi dan suntik 3 bulan. Sampai teman menyarankan kalau memang aku cocok dengan KB pil, kenapa tidak diteruskan, tapi tetap lebih baik konsultasi bidan terlebih dulu.

Jadilah kita konsultasi ke bidan, di sana diberikan pilihan beberapa pil kombinasi, langsung tambah bingung, karena bidannya menyerahkan untuk pilih sendiri pil KB yang berkenan di hati. Karena merasa cocok dengan produk andalan, jadi akhirnya aku pilih pil KB kombinasi Andalan, karena merasa sudah cocok, dan andalan mudah didapat di toko obat manapun. Ternyata harganya pun jauh lebih murah ya (Rp. 6500), setengah dari pil KB laktasi (Rp. 12.500). Makin ga salah pilih kayaknya, haha. Dinamakan pil kombinasi karena memang ada warna berkombinasi, jadi ada yang pil warna kuning dan 7 pil warna putih untuk dikonsumsi setelah menstruasi.

Selama mengonsumsi pil KB laktasi, aku memang ga menstruasi selama 2 tahun setelah nifas. Jadi ketika minum pil kombinasi itu ada 7 pil yang berwarna putih yang dikonsumsi untuk menstruasi. Jadi ketika sampai di alur pil warna putih itu, akhirnyaaaa diriku bisa merasakan menstruasi lagi..


Senin, 21 April 2014

Pil KB untuk Ibu Menyusui

Waktu masih hamil sempat googling cari referensi nanti mau pakai KB apa. Akhirnya menyudut jadi 2 pilihan, spiral atau pil kb khusus menyusui.

Tapi kok ya mikir banyakkkk banget kalau pakai KB spiral, takut nanti bagian inputnya,dan namanya memasukkan alat ke dalam tubuh kayaknya masih ngeri aja, ditambah denger cerita teman yg spiralnya menyangkut, tambahlah ngerinya.

Tanya mama,ternyata mama dulu pakai KB jenis pil juga, dan ga ada keluhan apapun asal kita rutin minumnya. Berbekal pengalaman kemarin semasa hamil aku selalu rutin dan ga pernah lupa mengonsumsi pil asam folat dari bidan, mantaplah pilih pil KB menyusui.

 Akhirnya setelah selesai nifas yang cukup panjang sekitar 60 hari, konsultasi ke bidan dan resmilah menjadi pengonsumsi pil KB andalan laktasi (15rb). Satu strip berisi 28 butir pil kecil, untuk dikonsumsi setiap hari 1 butir, diusahakan selalu di waktu yang sama. Aku rutin minum jam 6.40 pagi karena pas waktu selesai sarapan, jadi selalu ingat kalau setelah sarapan rutinitasnya adalah minum pil KB.


Jadi review untuk pil KB andalan laktasi yang telah kukonsumsi selama 6 bulan ini:
  • Pil ini ukurannya sangat kecil, jadi untuk yang sulit minum pil atau tablet tidak perlu khawatir.
  • Lebih murah dibandingkan pil KB merk lain.
  • Tidak mengganggu produktivitas ASI
  • Di belakang kemasan terdapat jadwal hari sehingga membuat kita lebih terjadwal dalam mengonsumsinya.
  • Tidak ada pengaruh terhadap berat badan.
Kalau untuk masalah siklus haid belum tahu apakah berpengaruh atau tidak karena semenjak nifas aku belum mengalami menstruasi lagi sampai Emir usia 8 bulan ini. Hasil ngobrol-ngobrol dan baca-baca sih kalau sedang menyusui memang siklus menstruasi tidak jelas, jadi ya aku sih tenang-tenang saja selama tidak mengganggu.